meledaklah kepalaku, tanpa aba-aba, semua orang menyebutnya, tanpa bersalah mereka terus menanyakannya....
mencoba melepas penat ke sebuah titik yang seperti biasanya (aku dan dia) mencela, malah membawa otak ini melayang merindukan partner in crime... "Noel without Liam", begitulah kami menyebutnya....
dan, meledaklah semua ini, menguatkan hati mengingkari janji pada diri sendiri, aku menelponnya... aku merindukannya
dengan terbata menahan amarah, aq lebih banyak diam... dan terdiam...
aq yang keras kepala ini, terus bernyanyi dalam hati
"it's too late to apologize"
2 komentar:
Hati.. Hati..
hati hati buat apa?
Posting Komentar